Gempa Di Tanah Rencong Ujian Kita Bersama


Kembali negeri ini menjadi pusat perhatian dunia, kali ini bukan karena aksi damai 212, melainkan terjadinya bencana gempa di tanah Rencong, Aceh,  dimana kejadiannya hanya berselang berapa hari dari aksi damai 212. Indonesia kembali mendapatkan ujian, bukan hanya ujian untuk sekelompok orang yang tertimpa bencana, melainkan ujian untuk semua bangsa Indonesia khususnya kaum muslim.

Sikap rasa simpati dan rasa persatuan kaum muslim Indonesia kembali diusik dalam bentuk lain. Jika sebelumnya di aksi damai 212 kaum muslim mampu memberi sumbangan, lalu bagaimana bentuk sumbangan pada bencana ini. Jika sebelumnya kaum muslim terdorong untuk dapat mengikuti aksi damai lalu bagaimana dorongan hati untuk dapat membantu kaum muslim yang tertimpa bencana ini. Dan jika sebelumnya status di media sosial tak henti-hentinya bercerita tentang aksi damai 212 lalu bagaimana pula status kita dalam menyikapi dan mengajak kaum muslim lain untuk meringankan beban kaum muslim yang tertimpa bencana. Terlebih lagi mengingat Aceh  dijulukin sebagai serambi mekkah.

Memang tidak pada tempatnya membandingkan kasus penistaan agama dan bencana gempa di Aceh. Karena hal ini adalah dua kasus yang sangat berbeda, satu kasus berkenaan dengan agama yang dinoadai yang menyebabkan sakit hati atau ketersinggungan umat islam dan satu lagi berkenaan jumlah  harta dan nyawa yang menjadi korban. Satu kasus berurusan dengan satu nyawa yang menistakan agama Islam dan satu kasus berurusan dengan banyak nyawa dan korban.

Mana yang lebih penting dan utama menjadi perhatian segenap kaum muslim khususnya untuk kedua kasus ini, mungkin ini juga tidak menjadi hal yang menarik untuk diperdebatkan. Lebih pantas untuk direnungkan dalam hati masing-masing. Tapi sekali lagi kedua kasus ini memanggil rasa persatuan umat Islam khususnya di Indonesia.

Wallahu 'alam...


Palembang, 08 Desember 2016

by roel

Terimakasih untuk kunjungannya...
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment