Indahnya Hidup Ini Tergantung Kita Yang Menjalani

Memiliki berbagai keinginan dalam hidup ini ?! itu sudah pasti. Tapi bila semua keinginan dalam hidup ini dapat dipenuhi itu jelas tidak mungkin.

Baru saja aku mendengar berita di acara infotaintment yang begitu mengejutkan, betapa tidak seorang istri presenter kondang diceraikan akibat sesuatu yang jelas-jelas tidak disukai oleh presenter tersebut. Entah sebab apa yang membuat sang istri tersebut berpaling dari presenter kondang itu. Mungkinkah hanya karena ada satu keinginan tidak dapat terpenuhi, walaupun pada kenyataannya semua keinginan yang lainnya dapat dipenuhi….

Suatu hal yang wajar bila menghayalkan beberapa keinginan ketika akan berencana menikah dengan pasangan hidup. Namun saat proses kehidupan bersama pasangan itu berjalan, maka sangat mustahil bila keinginan-keingian yang direncanakan sebelumnya akan terpenuhi semua, karena memang demikianlah kenyataannya. Bahkan beberapa penghalang terpenuhinya segala keinginan jutru terkadang datang dari pasangan hidup.
..........................

Sering kali aku dan istri berbincang dengan seorang tukang urut wanita tua buta yang kami panggil kerumah. Dari percakapan dengan wanita tua ini, aku bisa mendengar sendiri bahwa tidak tampak ungkapan-ungkapan penderitaan hidup yang ia perdengarkan kepada kami, semuanya biasa-biasa saja layaknya orang yang normal. Bahkan ketika ia bercerita bahwa dirinya buta akibat dokter yang salah memberikan obat, tampak tak ada penyesalan pada dirinya. Ia dan suaminya menerima itu dengan lapang dada tanpa mau menuntut dokter tersebut. Mereka menganggapnya semua itu hanyalah sebagai suatu cobaan dari Tuhan, yang harus diterima dengan ikhlas.

Jelas sekali perbedaan antar jalan hidup yang kami lakoni dengan wanita tua buta itu. Bila begitu banyak keinginan-keinginan dalam hidup kami yang dapat terpenuhi, tidak demikian halnya dengan wanita tua buta itu, justru sebaliknya banyak ketidak-inginan demi ketidak-inginannya yang ia peroleh.

Saat ini separuh kebutuhan kehidupan keluarga wanita tua buta itu ditopang dari penghasilannya sebagai tukang urut dari rumah ke rumah. Namun setiap kali aku bertemu dengannya tak tampak kesedihan yang ia perlihatkan diraut wajahnya yang sudah keriput itu.
Betapa aku tak ada apa-apanya dibanding dengan wanita tua itu ! , Mampukah aku, seandainya melakoni kehidupan yang ia jalani ?!

Wajah wanita buta tua selalu saja memperlihatkan kepadaku bahwa ia begitu bangga akan kehidupan yang ia jalani. Tersirat dari setiap kata-kata yang ia lontarkan kepadaku bahwa “indahynya kehidupan ini tergantung bagaimana kita menjalaninya”.


Salam…..
Thanks to my friend, I get the title from your idea….

by roel

Terimakasih untuk kunjungannya...
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment